Tips Mempersiapkan Dana Darurat

Tidak ada rumus pasti dalam mengatur keuangan. Karena penghasilan dan kebutuhan masing-masing orang memiliki tingkatan yang berbeda. Namun, untuk menyiasati hal tersebut dapat dibuat persentase pembagian antara uang yang keluar dan uang yang disimpan.

Karena bagaimanapun juga memiliki dana darurat adalah suatu hal yang perlu sebagai tabungan kta. Berikut ini adalah beberapa tips untuk bisa mempersiapkan dana darurat.

  1. Simpan Diawal

Trik pertama untuk menabung bukanlah menunggu dan melihat berapa banyak yang anda “sisakan” di akhir bulan, melainkan “simpan itu di awal”.  Di awal bulan, atau setiap kali anda dibayar, sisihkan sejumlah uang untuk tabungan darurat anda sebelum anda melakukan hal lain. Setelah uang ini aman di rekening tabungan anda, anda tidak akan tergoda untuk membelanjakannya untuk semua hal lain yang cenderung muncul.

  1. Atur Mulai Sekarang

Selangkah lebih maju dengan mengotomatiskan tabungan anda untuk mengurangi kemungkinan kesalahan manusia (atau kelemahan). Siapkan debit otomatis dari rekening anda ke rekening tabungan anda di awal setiap bulan atau setiap kali anda menerima gaji. Ini akan memastikan tidak ada kemungkinan anda akan lupa untuk menyisihkan uang ini atau menggunakannya untuk hal-hal lain.

  1. Simpan Bonus Anda

Tahan keinginan untuk membelanjakan uang dari bonus anda yang masuk. Simpan dana tersebut segera di dana tabungan darurat anda. Karena anda tidak mengandalkan uang ini sebagai bagian dari anggaran bulanan anda, maka ini akan membantu anda lebih dekat ke tujuan tabungan anda.

  1. Potong Anggaran Bulanan

Bebaskan uang bonus untuk ditabung lalu pangkas anggaran anda sebanyak yang anda bisa. Setiap bagian yang dapat anda potong dari anggaran bulanan anda memberi anda lebih banyak uang tunai yang dapat anda gunakan untuk dana darurat anda. Gunakan selembar catatan untuk penganggaran ini agar anda bisa lebih menghemat

  1. Tingkatkan Tabungan

Kita semua tahu bahwa memulai terkadang bisa menjadi bagian tersulit.  Setelah anda mulai terbiasa menabung, carilah peluang untuk meningkatkan kontribusi anda. Misalnya: Jika anda memutuskan untuk menghemat 10% dari gaji bulanan anda, atau 1 juta rupiah per bulan, pertimbangkan untuk melakukan sedikit peningkatan. Sisihkan 12% atau 1.2 juta rupiah sebagai tambahan tabungan anda. 

  1. Biarkan Uang Anda Bekerja

Pastikan uang yang anda tabung berfungsi untuk anda dengan memasukkannya ke dalam rekening tabungan hasil tinggi, atau investasikan uang anda karena tempat uang tersebut dapat tumbuh dan memberi anda lebih banyak uang di kemudian hari. Pastikan anda mendapatkan pengembalian maksimum dari investasi anda. Namun, jangan lupa bahwa jika anda perlu masukkan uang tersebut ke rekening tabungan darurat, anda mungkin memerlukan tabungan yang bisa dipakai dalam keadaan apapun. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan uang anda berada dalam rekening yang likuid. Itu berarti anda dapat menarik diri darinya dengan cepat dan tanpa penalti.

  1. Terus Menabung dan Lampaui Target

Ketika anda mulai menabung untuk rekening tabungan darurat, ada baiknya untuk memiliki target tujuan. Salah satu rekomendasi yang umum adalah menghemat cukup untuk biaya hidup selama tiga hingga enam bulan. Tapi apa yang terjadi ketika anda telah memenuhi tujuan anda? Pada titik ini, kemungkinan anda sudah terbiasa menyisihkan sebagian penghasilan anda untuk dana darurat. Dan hanya karena anda telah memenuhi tujuan anda, bukan berarti anda harus berhenti menabung. Tidak ada yang namanya memiliki terlalu banyak uang yang disimpan untuk keadaan darurat, jadi pertahankan jika anda bisa.