Indonesia tengah mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir. Proyek-proyek infrastruktur di berbagai penjuru Tanah Air dibangun secara masif, mulai dari jalan tol, jembatan, bendungan, hingga bandara.

Sebagai pelaku fintech peer-to-peer lending, Danamart juga turut membantu pembangunan dengan mengucurkan kredit pembiayaan senilai Rp 2 Miliar rupiah kepada PT Krisma Watu Land, salah satu sub kontraktor resmi BUMN Karya di proyek pembangunan bandara Kulon Progo. Pengucuran kredit yang terbagi dalam tiga tahap tersebut dipergunakan untuk modal kerja pengerjaan salah satu bagian konstruksi penunjang bandara.

Selaku borrower PT Krisma Watu Land memilih layanan invoice financing yang dimiliki Danamart. Menurut, CEO Danamart Patrick Gunadi layanan invoice financing merupakan pembiayaan usaha dengan invoice sebagai jaminan. Dengan mengoptimalisasi invoice menjadi jaminan, Krisma Watu Land selaku borrower memiliki benefit berupa kelancaran operasional dan pengembangan usaha. “Jadi tidak perlu lagi menunggu pencairan invoice dari klien, dengan begitu modal usaha dapat berputar kembali,” kata Patrick dalam siaran persnya.

Lebih lanjut Patrick mengatakan credit scoring Krisma Watu land masuk dalam kategori aman dengan persyaratan yang lengkap, pencairan dana hanya membutuhkan waktu 3 hari. “Penyaluran pinjaman ini sesuai dengan misi Danamart yakni berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan turut mensukseskan program pembangunan infrastruktur pemerintah melalui pengucuran kredit bagi borrower yang mendapatkan pengerjaan proyek infrastruktur dengan bunga yang kompetitif,” tutur Patrick.

Danamart, layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi yang mulai beroperasi tahun 2018, telah menyalurkan pinjaman usaha hingga Rp 20 miliar. Kucuran ini meliputi pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) dari seluruh Indonesia. Ditargetkan nilai kucuran ini tumbuh 10 kali lipat pada tahun akhir 2019.

Editor: Eko Adiwaluyo

References: https://marketeers.com/skema-invoice-financing-danamart-turut-bantu-pembangunan-infrastruktur/

Categories: Bisnis

Danamart

Bermula dari kondisi pemilihan investasi dan total return yang terbatas, suatu perusahaan yang bernama PT. Dana Aguna Nusantara memiliki tekad untuk membentuk sebuah platform dengan tujuan untuk memberikan solusi alternative bagi para investor yang kemudian hari dinamakan DANAMART. Nama Danamart sendiri singkatan dari “Digitally TrAnsparent, INvestment Alternative, CoMpassionate MArket, and Responsibly Trusted” Danamart dibentuk menjadi perusahaan yang bergerak secara digital di bidang peer – to – peer lending marketplace guna menghubungkan pendana yang memiliki dana lebih dan peminjam yang memiliki dana terbatas untuk membantu keperluan bisnis berdasarkan invoice bisnis dan purchasing order. Danamart berharap bisa memberikan kepastian kepada Pendana untuk mendapatkan imbal hasil yang diharapkan dan membantu Peminjam untuk dapat menjalankan transaksi bisnis dengan mudah dan lancar. Danamart dikelola oleh orang - orang yang berpengalaman di bidang finansial yang bersatu dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi perusahaan