Percaya atau tidak, Investasi itu Mandiri dan Bertanggung Jawab

Pada dasarnya, Investasi adalah aktivitas seseorang memasukkan dana ke dalam instrument investasi dalam suatu periode tertentu, guna mempersiapkan diri di masa depan. Investasi bisa dalam bentuk pendidikan, persiapan menikah, membeli rumah idaman dan sebagainya. Hal yang membedakan Investasi dengan tabungan adalah, Investasi bisa menghasilkan keuntungan karena adanya peningkatan nilai terhadap investasi itu sendiri.

Tetapi ternyata, masih banyak orang yang takut dalam berinvestasi karena

  1.  Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat (khususnya generasi millennials) terhadap investasi juga masih kurang
  2. Minimnya Pengetahuan tentang Investasi yang aman
  3. Kurangnya ketertarikan generasi baru atas pengaruh instrument investasi.

Padahal, sebenarnya, kita tidak harus menunggu masa tua atau saat keuangan mapan untuk berinvestasi. Di saat usia muda pun kita juga bisa berinvestasi untuk kehidupan yang lebih baik. Investasi sebenarnya adalah bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga uang. Terlepas dari uang yang kita dapat itu berasal dari keluarga, setidaknya dengan berinvestasi, kita sudah memiliki pegangan uang kita sendiri. Kita juga menjadi percaya diri dan mandiri terhadap keuangan kita sendiri.

Saatnya berpikir simple, Bayangkan juga saat kamu mungkin baru lulus kuliah, belum dapat pekerjaan dan masih harus meminta uang ke keluarga atau teman?

Bayangkan juga di saat, tabungan kamu menipis, sehingga kamu tidak mampu untuk membeli jajan, barang branded atau gadget yang kekinian. Belum lagi, kamu juga tidak bisa membayar tagihan uang kos. Dan ujung – ujungnya kita masih harus meminta uang dari keluarga?

Inilah saatnya, kita sebagai generasi millennial harus berpikir cerdas. Kali ini, Danamart akan share tips – tips untuk berinvestasi dengan baik;

  1. Carilah Informasi seputar dunia Investasi

Saat ini penting untuk kamu, generasi millennials, untuk mengetahui kondisi keuanganmu. Di saat mungkin kamu belum memiliki penghasilan, kamu juga pasti harus memikirkan berapa dana yang harus kamu keluarkan dalam investasi. Setidaknya, pikirkan secara matang jenis investasi yang kamu ingin lakukan. Apa ini dalam bentuk investasi jangka pendek atau panjang?

Lalu apa tujuan mu melakukan investasi? Membeli gadget terkini, belanja shopping, travelling dengan teman – teman? atau mungkin untuk kebutuhan di masa depan, yaitu menikah, membeli mobil atau motor, menyewa apartemen atau membangun rumah idaman?

2. Mulai Investasi Sejak Dini

Setelah, kamu mengetahui kondisi keuanganmu, perhatikan berapa dana yang akan kamu keluarkan untuk berinvestasi. Pada umumnya, berinvestasi memang butuh banyak dana yang disetorkan demi mendapatkan keuntungan lebih.

Tetapi, saat kita masih menjadi investasi pemula, kita juga tidak perlu mengeluarkan setoran uang banyak. Saat ini banyak perusahaan fintech berbasis peer – to – peer (P2P) lending, seperti Danamart yang mengajak masyarakat untuk berinvestasi awal dengan menyetor Rp, 100.000 (100 Ribu Rupiah). Nilai setoran yang cukup terjangkau ini bisa memudahkan millennial untuk melakukan kegiatan investasi P2P Lending

3. Manfaatkan Dana untuk membantu pelaku UMKM

Dalam berinvestasi P2P Lending, investor memiliki keluasaan untuk memilih calon peminjam berdasarkan informasi credit scoring yang di publish dalam website suatu organisasi fintech berbasis peer – to – peer lending. Selain itu, Produk investasi yang ditawarkan oleh organisasi P2P Lending juga bersifat sosial, karena dapat membantu suatu kondisi masyarakat.

Contohnya, Saat ini banyak perusahaan P2P Lending menawarkan jenis produk investasi untuk membantu proses transaksi bisnis UMKM

Kenapa yang difokuskan UMKM?

Seperti yang kita ketahui, UMKM adalah salah satu kontributor terhadap perkembangan perekonomian Indonesia. Dengan membantu UMKM dalam mensejaterahkan proses bisnis nya, hal ini akan berpengaruh pada pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Negara.

Salah satu perusahaan P2P Lending yang mendukung kesejahteraan UMKM adalah Danamart.

Danamart menawarkan dua produk yaitu invoice financing dan purchase order financing yang memberikan kemudahan bagi para UMKM untuk menjadi peminjam dan pendana melalui website kami. Dalam fitur Danamart, kami memberikan informasi mengenai produk serta hasil analisa pinjaman berdasarkan credit scoring grade kami.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan email kami di [email protected] atau hubungi kami lewat telepon di 021 – 255556719

By: Sekar Chika

References:

  1. https://www.kompasiana.com/kelompok5top/5a0272ae9b1e67146d033532/masa-depan-industri-keuangan-dan-perbankan-di-era-digital-ekonomi?page=all
  2. https://finansial.bisnis.com/read/20181103/55/856096/mau-jadi-investor-di-fintech-lending-begini-strateginya-biar-aman


Danamart

Bermula dari kondisi pemilihan investasi dan total return yang terbatas, suatu perusahaan yang bernama PT. Dana Aguna Nusantara memiliki tekad untuk membentuk sebuah platform dengan tujuan untuk memberikan solusi alternative bagi para investor yang kemudian hari dinamakan DANAMART. Nama Danamart sendiri singkatan dari “Digitally TrAnsparent, INvestment Alternative, CoMpassionate MArket, and Responsibly Trusted” Danamart dibentuk menjadi perusahaan yang bergerak secara digital di bidang peer – to – peer lending marketplace guna menghubungkan pendana yang memiliki dana lebih dan peminjam yang memiliki dana terbatas untuk membantu keperluan bisnis berdasarkan invoice bisnis dan purchasing order. Danamart berharap bisa memberikan kepastian kepada Pendana untuk mendapatkan imbal hasil yang diharapkan dan membantu Peminjam untuk dapat menjalankan transaksi bisnis dengan mudah dan lancar. Danamart dikelola oleh orang - orang yang berpengalaman di bidang finansial yang bersatu dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi perusahaan