Dulu, setiap orang pasti pernah mengalami masa dimana mereka harus memindahkan dana nya melalui berbagai perantara, mulai dari sistem barter (menukarkan barang dan jasa), lalu dari mulai terbentuk nya koin dan uang kertas hingga sampai akhirnya terbentuk nya Bank yang menyediakan kartu debit atau kredit dan pembentukan ATM (Automatic Teller Machine), seperti yang tercantum dari gambar di bawah ini:

Source: Danamart

Tetapi, tahukah kamu?

Kalau di era yang semakin berkembang pesat saat ini, masyarakat membutuhkan sistem pembayaran yang efisien, cepat dan nyaman?

Efisiensi waktu membuat masyarakat menghindari interaksi tatap muka (face – to – face interaction) di saat ada cara yang lebih efisien untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan secara mudah. Kita bisa melihat bahwa masyarakat membutuhkan disrupsi, yaitu perubahan yang menghadirkan masa depan di masa kini. Masyarakat membutuhkan sistem pembayaran yang aman dan terpecaya dimana mereka dapat akses dimana saja. Nah, disini lah masa dimana dunia Fintech berkembang

Apa itu Fintech?

Menurut PricewaterhouseCoopers (PWC), Fintech atau yang disebut dengan Financial Technology adalah gabungan dari jasa finansial dengan teknologi. Proses Fintech sendiri adalah menggantikan jasa manusia dengan jasa teknologi dengan menggunakan data dan algoritma tertentu untuk menentukan dimana seseorang bisa memindahkan atau memasukkan dana. Saat ini sudah banyak perusahaan atau institusi yang menyediakan jasa finansial dan perbankan berani berinvestasi untuk membentuk Fintech demi kelancaran transaksi individual.

Berkembang nya era digital fintech ternyata telah dirasakan oleh generasi Millenials. Menurut, Harvard Business School, generasi Millenials melihat era digital ini sebagai “One Top Shop” karena dianggap dapat melayani berbagai masalah pembayaran Millenial, contohnya, era Fintech menawarkan informasi terupdate secara instant yang memudahkan generasi ini untuk memeriksa akun bank mereka, mengambil pinjaman dengan mudah atau mentransfer uang keluar kota maupun negeri dengan satu kali sentuhan melalui aplikasi teknologi. Lagipula, generasi Millenial sudah terbiasa dengan perkembangan teknologi sehingga memudahkan institusi dan perusahaan yang berbasis Fintech untuk menyediakan solusi teknologi yang flexible yang terbuka demi memenuhi keinginan masyarakat.

Salah satu fintech yang memberikan kemudahan bagi masyarakat adalah Danamart. Menyasar segmen UMKM, Danamart menawarkan layanan Invoice Financing dan Purchase Order Financing. Invoice financing Ini merupakan pembiayaan usaha dengan invoice sebagai jaminan, optimalisasi invoice menjadi jaminan memiliki benefit kelancaran operasional dan pengembangan usaha. Tidak perlu lagi menunggu pencairan invoice dari klien agar modal usaha dapat berputar kembali. Layanan invoice financing cukup bersahabat dengan mitra UMKM dan UKM jika dibandingkan dengan meminjam di layanan keuangan konvensional yang pasti membutuhkan jaminan aset dan proses yang cukup memakan waktu.

Untuk memutar dana usaha, layanan Purchase Order financing adalah salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan. Ini merupakan jalan keluar untuk menyeimbangkan arus kas dan masalah pada pembiayaan usaha UMKM. Contohnya begini, jika kita mendapatkan permintaan dari pelanggan dan PO sudah keluar, namun belum memiliki dana untuk memenuhi order tersebut, maka PO financing adalah solusinya. Cukup dengan menjaminkan PO tersebut ke Danamart, maka UMKM sudah dapat memenuhi permintaan pelanggan.

Sebagai mitra UMKM, Danamart amat mengerti kebutuhan UMKM. Untuk itu, di Danamart calon peminjam dapat melakukan simulasi pinjaman agar mendapatkan estimasi bunga dari pinjaman tersebut. Atau dapat menghubungi call center (+62) 21 2555 6719  dan support@danamart.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

By: Sekar Chika

Categories: Uncategorized

Danamart

Bermula dari kondisi pemilihan investasi dan total return yang terbatas, suatu perusahaan yang bernama PT. Dana Aguna Nusantara memiliki tekad untuk membentuk sebuah platform dengan tujuan untuk memberikan solusi alternative bagi para investor yang kemudian hari dinamakan DANAMART. Nama Danamart sendiri singkatan dari “Digitally TrAnsparent, INvestment Alternative, CoMpassionate MArket, and Responsibly Trusted” Danamart dibentuk menjadi perusahaan yang bergerak secara digital di bidang peer – to – peer lending marketplace guna menghubungkan pendana yang memiliki dana lebih dan peminjam yang memiliki dana terbatas untuk membantu keperluan bisnis berdasarkan invoice bisnis dan purchasing order. Danamart berharap bisa memberikan kepastian kepada Pendana untuk mendapatkan imbal hasil yang diharapkan dan membantu Peminjam untuk dapat menjalankan transaksi bisnis dengan mudah dan lancar. Danamart dikelola oleh orang - orang yang berpengalaman di bidang finansial yang bersatu dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi perusahaan