
Kebutuhan Dana Bisa Muncul pada Tahapan yang Berbeda
Dalam menjalankan usaha, perusahaan tidak selalu langsung menerima pembayaran setelah mendapatkan pekerjaan. Ada perusahaan yang sudah memperoleh pesanan, tetapi masih membutuhkan modal untuk menjalankannya. Ada juga perusahaan yang pekerjaannya sudah selesai, tetapi masih menunggu pembayaran tagihan.
Dua kondisi tersebut dapat menggunakan struktur pendanaan yang berbeda, yaitu PO Financing dan Invoice Financing. Keduanya dapat digunakan sebagai dasar pendanaan usaha melalui Securities Crowdfunding sesuai struktur dan ketentuan penawaran.
Dua kondisi tersebut dapat menggunakan struktur pendanaan yang berbeda, yaitu PO Financing dan Invoice Financing. Keduanya dapat digunakan sebagai dasar pendanaan usaha melalui Securities Crowdfunding sesuai struktur dan ketentuan penawaran.
Di Indonesia, penyelenggaraan Securities Crowdfunding diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan. Informasi mengenai efek Securities Crowdfunding juga dapat ditemukan melalui situs resmi Kustodian Sentral Efek Indonesia
Apa Itu PO Financing?
PO Financing adalah pendanaan yang diberikan ketika perusahaan sudah memiliki Purchase Order (PO) atau kontrak, tetapi masih membutuhkan modal untuk memenuhi pesanan tersebut.
Dana umumnya digunakan untuk membeli material, membayar produksi, menyediakan barang, atau membiayai proses pengiriman.
Contoh Perusahaan Pengadaan
Sebuah perusahaan pengadaan memperoleh pesanan untuk menyediakan peralatan industri senilai Rp13,15 miliar. Barang tersebut harus diproduksi, disiapkan, dan dikirimkan secara bertahap kepada pelanggan.
Meskipun pesanan sudah diterima, perusahaan tetap membutuhkan modal kerja untuk membeli material dan menjalankan proses pengadaan sebelum pembayaran dari pelanggan diterima.
Sederhananya:
PO diterima → barang disiapkan → pesanan diselesaikan → pembayaran diterima.
Keberadaan PO menunjukkan adanya pesanan, tetapi bukan berarti dana sudah masuk ke rekening perusahaan.
Apa Itu Invoice Financing?
Invoice Financing adalah pendanaan yang diberikan ketika barang telah dikirim atau pekerjaan telah selesai, kemudian perusahaan sudah menerbitkan invoice kepada pelanggan.
Pembayaran invoice biasanya diterima sesuai jangka waktu dalam kontrak, misalnya 30, 60, atau 90 hari.
Sebagai ilustrasi, setelah perusahaan pengadaan menyelesaikan pengiriman dan barang diterima oleh pelanggan, perusahaan menerbitkan invoice. Selama menunggu pembayaran, perusahaan mungkin membutuhkan dana untuk menjaga operasional atau menjalankan pesanan berikutnya.
Sederhananya:
Pekerjaan selesai → invoice diterbitkan → menunggu pembayaran pelanggan.
Invoice menunjukkan adanya tagihan, tetapi belum tentu berarti pembayaran sudah diterima.
Perbedaan Utamanya
| Aspek | PO Financing | Invoice Financing |
| Tahapan pekerjaan | Pesanan sudah diterima, tetapi belum selesai | Pekerjaan atau pengiriman sudah selesai |
| Dokumen utama | Purchase Order atau kontrak | Invoice dan dokumen serah terima |
| Kebutuhan dana | Menjalankan pesanan | Menjaga arus kas selama menunggu pembayaran |
| Sumber pembayaran | Pembayaran setelah pesanan diselesaikan | Pembayaran invoice dari pelanggan |
| Risiko utama | Pengadaan atau pekerjaan terlambat | Invoice dibayar lebih lambat dari jadwal |
Apa yang Perlu Diperhatikan Pemodal?
Baik PO maupun invoice tetap perlu diperiksa secara menyeluruh sebagai bagian dari proses memahami risiko investasi. Pemodal perlu mengetahui apakah dokumennya valid, siapa pihak yang melakukan pembayaran, kapan pembayaran diperkirakan diterima, dan bagaimana kemampuan penerbit memenuhi kewajibannya.
Pada perusahaan pengadaan, risiko yang perlu diperhatikan antara lain keterlambatan penyediaan barang, kendala pengiriman, perubahan biaya pengadaan, keterlambatan pembayaran pelanggan, dan ketergantungan terhadap pelanggan utama.
Kesimpulan
Perbedaan PO Financing dan Invoice Financing terletak pada tahapan pekerjaan.
PO Financing digunakan ketika perusahaan telah memperoleh pesanan dan membutuhkan dana untuk menjalankannya. Sementara itu, Invoice Financing digunakan ketika pekerjaan sudah selesai, tetapi pembayaran pelanggan belum diterima.
Memahami perbedaan tersebut membantu pemodal mengetahui tujuan penggunaan dana serta sumber pembayaran pokok dan kupon dari setiap penawaran.ana digunakan dan dari mana pembayaran pokok serta kupon diharapkan berasal.
Mulai Eksplorasi Investasi Anda
Memahami perbedaan PO Financing dan Invoice Financing membantu pemodal mengetahui tahapan pekerjaan, tujuan penggunaan dana, serta sumber pembayaran dari setiap penawaran.
Melalui platform Securities Crowdfunding Danamart, Anda dapat mengeksplorasi berbagai peluang investasi sektor riil dengan informasi yang transparan dan terstruktur.
👉 Pelajari setiap penawaran dan sesuaikan keputusan investasi dengan tujuan serta profil risiko Anda:
Disclaimer: Setiap investasi memiliki risiko. Pemodal perlu membaca seluruh informasi dan dokumen penawaran sebelum mengambil keputusan investasi.

Comment