{"id":1026,"date":"2021-11-30T07:12:58","date_gmt":"2021-11-30T07:12:58","guid":{"rendered":"https:\/\/danamart.id\/blog\/?p=1026"},"modified":"2026-03-11T08:05:29","modified_gmt":"2026-03-11T08:05:29","slug":"securities-crowdfunding-sebagai-alternatif-pendanaan-umkm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/danamart.id\/blog\/securities-crowdfunding-sebagai-alternatif-pendanaan-umkm\/","title":{"rendered":"Securities Crowdfunding Sebagai Alternatif Pendanaan UMKM"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/web2.danamart.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/securities-crowdfunding.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1046\"\/><figcaption>Securities Crowdfunding Illustrator<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Perkembangan ekonomi digital melahirkan banyak Startup yang mengembangkan aplikasi layanan keuangan berbasis teknologi yang bernama Financial\u00a0 Technology (\u201cFintech\u201d).\u00a0 Teknologi\u00a0 Finansial\u00a0 adalah\u00a0 penggunaan teknologi dalam sistem keuangan yang menghasilkan layanan bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas dan\/atau efisiensi, kelancaran, keamanan, dan keandalan sistem pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberagaman industri Fintech meluas tidak hanya&nbsp; pada&nbsp; aplikasi&nbsp; layanan&nbsp; perbankan,&nbsp; tetapi&nbsp; juga&nbsp; bidang&nbsp; jasa&nbsp; keuangan pembayaran (Payment), pendanaan (Funding), perbankan digital (Digital Bank), perasuransian (Insurance Technology), pasar modal (Capital Market), serta jasa pendukung layanan keuangan lainnya (Supporting Fintech).<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, bidang industri Fintech, yaitu: Pasar Modal sedang berkembang dan dikenal oleh masyarakat di segala rentang usia. Memahami pasar modal dan melakukan investasi mulai digandrungi khususnya oleh Generasi Milenial yang memahami&nbsp; betapa&nbsp; pentingnya&nbsp; persiapan&nbsp; dana&nbsp; untuk&nbsp; masa&nbsp; depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal&nbsp; ini dilatarbelakangi oleh kemudahan akses dalam berinvestasi yang didukung dengan berbagai pilihan aplikasi. Perkembangan dunia pasar modal juga semakin maju dengan&nbsp; bentuk&nbsp; instrumen&nbsp; investasi&nbsp; yang&nbsp; selalu&nbsp; berinovasi,&nbsp; seperti&nbsp; dengan munculnya instrumen investasi baru bagi Unit Kecil dan Menengah (\u201cUMKM\u201d) yaitu Equity&nbsp; Crowdfunding (\u201cECF\u201d)yang&nbsp; telah&nbsp; disempurnakan&nbsp; menjadi Securities Crowdfunding (\u201cSCF\u201d).<\/p>\n\n\n\n<p>Dasar hukum SCF sendiri diatur dalam POJK No.57\/POJK.04\/2020&nbsp; tentang&nbsp; Penawaran&nbsp; Efek&nbsp; Melalui&nbsp; Layanan&nbsp; Urun&nbsp; Dana Berbasis Teknologi atau yang disebut dengan Securities Crowdfunding (\u201cPOJK SCF\u201d), sehingga penggunaan SCF sudah terlindungi hukum dan memberikan kepastian kepada masyarakat. SCF merupakan sebuah skema layanan urun dana dimana UMKM sebagai penerbit menawarkan kepemilikan modal kepada investor melalui penyelenggara aplikasi SCF.<\/p>\n\n\n\n<p>UMKM sendiri diatur dan dilindungi di dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UU UMKM) UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi di Indonesia ini. Adapun keberadaan SCF hadir untuk memberikan kemudahan kepada UMKM untuk mendapatkan modal demi keberlangsungan usahanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai salah satu pondasi ekonomi masyarakat Indonesia, maka dengan kemudahan permodalan yang SCF berikan, UMKM diharapkan bisa bangkit dari kesulitan dalam&nbsp; mendapatkan modal karena rumitnya&nbsp; pengurusan dalam pembiayaan melalui Perbankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Akses permodalan melalui sistem elektronik yang dihadirkan SCF berdampak pada UMKM yang berpotensi lebih cepat dan efisien dalam mendapatkan modal untuk keberlangsungan&nbsp; usaha mereka. Sehingga, perekonomian sektor&nbsp; informal seperti UMKM dapat pulih dan sekaligus dapat membangkitkan ekonomi Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan ekonomi digital melahirkan banyak Startup yang mengembangkan aplikasi layanan keuangan berbasis teknologi yang bernama&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6395,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1026","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1026","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1026"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1026\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6437,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1026\/revisions\/6437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/danamart.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}