Saat ini, trend e – commerce atau sektor dagang online sedang marak di Indonesia. Diharapkan, trend ini akan terus tumbuh di negara kita, apalagi dengan penggunaan internet yang selalu tumbuh dan adanya 260 jiwa populasi di Indonesia dan meleknya generasi millennial terhadap internet. Infrastruktur e – commerce ini pun sudah menjadi salah satu target pemerintah untuk mengembangkan potensi ekonomi digital tanah air.

Hal ini terbukti dengan Pemerintah juga mentargetkan berdirinya 8 juta UMKM di Indonesia sudah bisa menggunakan jasa internet pada tahun 2020. Tetapi, sepertinya pemerintah patut bekerja keras untuk mengembangkan UMKM secara digital. Karena, menurut, Pengamat Ekonomi Digital, Yudi Candra menjelaskan UMKM di Indonesia yang baru ‘Go Digital’ hanya sekitar 5%, yang artinya hanya sekitar 5% UMKM yang dapat melakukan transaksi online

“Masih banyak [ Pelaku UMKM] yang belum membuat medsos, bahkan sudah ada yang mempunyai akun tetapi belum mengoperasikan sosmed ini.” lanjut Yudi Candra.  

Ia juga mengkhawatirkan bagaimana para UMKM dapat mempromosikan produk dan service mereka apabila tidak menggunakan medsos yang sedang marak saat ini. Jangan sampai para UMKM ini juga ketinggalan trend e – commerce.

Lalu, apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Sebenarnya, hal ini juga pernah dibahas oleh Staf khusus Menteri Ekonomi dan UKM, Agus Muharram. Ia mengungkapkan bahwa masih ada UMKM yang belum Go – Digital dikarenakan pengetahuan ekonomi digital masih cukup rendah di kalangan pelaku UMKM. Maka dari itu, diperlukan program yang dapat memperkenalkan UMKM dengan ekonomi digital.

Hal ini lah yang menyebabkan adanya pencanangan Gerakan 100,000 Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Go Online, yang diadakan di Creative Space Galeri Indonesia Wow, Gedung SMESCO UKM. UMKM Go Online ini direncanakan akan dilakukan secara serentak di 30 kota/kabupaten. Pencanangan ini sesuai dengan salah satu visi dari Presiden Joko Widodo agar menjadikan Indonesia sebagai negara “Digital Energy of Asia”.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengharapkan dengan adanya rumusan kebijakan ekonomi digital  dapat menjembatani Fintech dan Perbankan. Ia mengungkapkan ini pada kesempatan acara syukuran ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) yang ke – 64 tahun.

Danamart adalah perusahan fintech berbasis peer to peer lending yang mendukung adanya UMKM yang bergerak secara online. Kami berharap dengan adanya UMKM “Go Online” ini dapat mengembangkan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dalam fitur kami, kami menawarkan solusi terjangkau dimana para pelaku UMKM dapat menjadi pendana maupun peminjam secara online demi kelancaran bisnis mereka. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perusahaan kami, silahkan hubungi call center (+62) 21 2555 6719 dan mengirimkan email di [email protected]

By: Sekar Chika

References

  1. https://www.merdeka.com/teknologi/kontribusi-bisnis-e-commerce-indonesia-dan-problem-laten-ukm.html
  2. https://www.liputan6.com/bisnis/read/3582327/baru-9-persen-umkm-ri-yang-masuk-e-commerce
  3. https://www.kominfo.go.id/content/detail/9514/umkm-go-online-upaya-wujudkan-visi-digital-energy-of-asia/0/berita_satker
  4. https://www.cnbcindonesia.com/news/20190128100358-4-52596/gubernur-bi-umkm-go-digital-why-not

l


Danamart

Bermula dari kondisi pemilihan investasi dan total return yang terbatas, suatu perusahaan yang bernama PT. Dana Aguna Nusantara memiliki tekad untuk membentuk sebuah platform dengan tujuan untuk memberikan solusi alternative bagi para investor yang kemudian hari dinamakan DANAMART. Nama Danamart sendiri singkatan dari “Digitally TrAnsparent, INvestment Alternative, CoMpassionate MArket, and Responsibly Trusted” Danamart dibentuk menjadi perusahaan yang bergerak secara digital di bidang peer – to – peer lending marketplace guna menghubungkan pendana yang memiliki dana lebih dan peminjam yang memiliki dana terbatas untuk membantu keperluan bisnis berdasarkan invoice bisnis dan purchasing order. Danamart berharap bisa memberikan kepastian kepada Pendana untuk mendapatkan imbal hasil yang diharapkan dan membantu Peminjam untuk dapat menjalankan transaksi bisnis dengan mudah dan lancar. Danamart dikelola oleh orang - orang yang berpengalaman di bidang finansial yang bersatu dengan tujuan untuk mencapai visi dan misi perusahaan